SEMINAR GURU DAN PENDIDIKAN PEMBEBASAN

Moderator : Samsul Ma’arif
Narasumber 1 : Ngainun Na’im
Kunci pendidikan utama terletak di tangan guru. Type guru bisa dibagi menjadi 3 :
- guru yang meninggalkan kesan baik pada siswa
- guru yang menimbulkan rasa tidak suka pada siswa
- guru yang biasa-biasa saja
Guru inspiratif adalah guru yang tidak mengajar hanya sesuai kurikulum, namun lebih pada kemampuannya untuk mengolah pmbelajaran menjadi kreatif dan inovatif
Ciri-ciri guru ispiratif ada 10 yakni :
- memiliki pengetahuan luas
- dia terus belajar
- kompeten di bidangnya
- ketika akan menjalankan tugas dia selalu mengadakan evaluasi
- spiritualis
- memiliki hubungan batin yang kuat dengan siswanya
- Guru inspiratif itu jika megajar secara totalitas
- mampu menjadi motifator
- Harus disiplin
- Memiliki jiwa tantangan
- Proses pembelajarannya kreatif
- Siswanya mau berubah
Catatan bahwa potensi siswa bisa berkembang jika ada faktor pemberdayaan

Narasumber 2 : Ahmad Bahrudin
Indonesia peringkat 10 dari 14 negara untuk indeks prestasi pendidikannya
Ada fenomena bahwa kecerdasan siswa dapat lebih tumbuh dengan proses diskusi dalam pembelajaran. Pembelajaran dilaksanakan berbasis pada komunikasi sehingga nantinya akan terjadi proses analisis terhadap pembelajaran yang diterima

Narasumber 3 : M. Priyono M.M.Pd
Pendidikan Indonesia mengejar realitas dunia ( notulen terpesona hal lain lupa ngetik)

Penanya 1 : Mukholis
Seberapa persenkah guru Indonesia yang belum inspiratif?
Penanya 2 : Abdul
Bagaimana penjabaran sifat ikhlas pada guru inspiratif?
Penanya 3 : Khotimah
Bagimana trik-trik menjadi guru inspiratif?
Untuk ikhlas kayaknya susah, gimana mau meningkatkan pmbelajarn wong gajinya aja tidak setimpal
Apakah nanti akan menjadi lebih bagus setelah RPP diganti RFP
Sejauh mana capaian-capaian pendidikan non formal?
Bagaimana awal ide mendirikan Qoryah Thoyibah?
Penanya 4 : Nur Asiyah
Banyak guru yang tidak sesuai dengan bidangnya, banyak guru juga yang diambil oleh kepala sekolah karena ada hubungan keluarga, Bagaimana pemerintah menyikapinya?

Jawaban pemateri

M. Priyono, MM. Pd
Guru tidak sesuai bidangnya memang harus mulai dihilangkan
Sertifikasi tidak ada korelasi positif dengan mutu pendidikan
Ngainun Naim
Perubahan bisa terjadi asal kita ada sikap optimis (ada keyakinan)
Persoalannya bukan pada berapa banyak jumlah guru inspiratif, tapi bagaimana kita pintar-pintarnya menginspirasi siswa. Siapapun orangnya bisa menjadi guru inspiratif, bukan hanya mereka yang sekolah tinggi

Ahmad Bahrudin
Tentang guru ikhlas, memang asal dari kita punya semangat menggugah kreasi anak dengan ikhlas, inilah yang akan selamat.
Untuk UN mestinya menggunakan instrument yang mengarah kepada analisis bukan hafalan. UN seharusnya bertujuan untuk mengukur kemampuan diri siswa, apapun hasilnya harusnya kita terima sebagai bahan evaluasi selanjutya.

Penanya 5 : Eko Wahyudi (Usulan)
Bagaimana agar PMII bersama Diknas dan instansi terkait di Kebumen harus segera melakukan langkah implementatif di Kebumen terkait pendidikan seperti membuat sekolah gratis
Penanya 6 : Nunung Awaliyah
Bagaimana agar pendekatan di sekolah Alternatif dipraktekkan di sekolah formal
Mengapa KTSP realisasinya jauh dari tujuan idealnya?
Penanya 7 : Rimba Palaka
Salah satu cara meningkatkan kecerdasan adalah membudayakan reading dan writing (P. Ngainun). Budaya membaca dan menulis di Indonesia khususnya di sekolah formal sangat minim. Guru pun kurang memotivasi siswa untuk membudayakannya.
Dalam tulisan sejarah Ulama Ibnu Kholdun, Imam Syafii ternyata tanpa sekolah formal namun tulisan-tulisannya menjadi karya monumental dan inspiratif.
Bagaimana untuk menumbuh kembangkan cinta baca tulis. Sehingga muncul kekayaan imajinasi ?
Penanya 7 : Khotimul Hasan
Seperti apa konsep pendidikan di QT dari sisi akhlak ?
Apa maksud bahwa guru harus mempunyai pengetahuan, maksudnya dari sisi metodologi atau bagaimana?
Bagaimana definisi ikhlas menyangkut praktek birokrasi khususnya konsekuensi logis terhadap kesejahteraan guru?

Jawaban
Ahmad Bahrudin
Memulai perubahan itu diawali dari diri sendiri. Kadang kita terjebak pada formalisme, tak terkecuali dalam praktek beragama. Banyak keluhan terhadap gota gantinya kurikulum. Sehingga pada awalnya saya mulai berandai-andai bahwa:
- Tahun depan ada rasionalisasi PNS
- Lembaga Funding tahun depan cabut dari Indonesia
- Kedepan seseorang akan dinilai dari kemampuannya bukan ijazahnya.
Kita mulai dari hakikat KTSP bukan menghapal tapi memahami. Basis pendidikan yang kuat adalah orientasi untuk berproduksi dan berpengetahuan tujuannya diarahkan untuk menjadi bangsa yang mandiri. Orientasinya bukan untuk mendapatkan kerja karena ini akan menjadi masalah besar.
Dalam menumbuhkembangkan budaya menulis di QT dilakukan dari keseharian saja. Di QT setiap hari anak harus menuliskan ide minimal 1000 karakter dan dalam seminggu menuliskan daftar telah membaca buku apa saja.
Tentang Akhlak di QT yang ditekankan adalah bahwa menjadi orang yang penting tidak menyakiti orang lain dan syukur malah bisa bermanfaat bagi manusia lainnya.
Kalau anak ngantuk ya dikasih bantal jangan ditimpuk penghapus. Kita harus selalu suport terhadap siswa, jangan ngakali siswa apalagi dengan kekerasan. Karena pendidikan adalah internalisasi nilai. Kenakalan anak yang penting jangan sampai merugikan orang lain.
Yang tidak ada di Indonesia adalah learning capability atau kemauan untuk belajar. Belajar adalah mengupayakan kebaikan-kebaikan untuk kehidupan. Negara tugasnya memfasilitasi sumberdaya produksi dan guru harus diberi akses yang mudah untuk itu.
Contohnya berikan guru kambing bukan gaji (sumberdaya produksi). Kambing tersebut dikelola bersama masyarakat lalu hasilnya untuk kesejahteraan guru. Sehingga akan ada manfaat ganda dimana produktifitas guru dan masyarakat meningkat. Sehingga Freeport salah satu kekayaan yang luar biasa tidak sampai diserahkan kepada asing.
Ngainun Naim
Pengembangan pengetahuan yang harus dikuasai guru tidak haya yang tekstual. Bagaimana dia bisa memberdayakan diri bukan hanya dalam konteks pelajaran tapi dalam kehidupan yang lebih luas.
Jika guru tidak datang dan murid senang maka pembelajaran berarti tidak sukses.
Kunci dalam menyelesaian sesuatu adalah jika kita melakukan sesuatu dengan senang maka kita akan semakin produktif.
Saya punya mahasiswa binaan, di sana saya tekankan dan ciptakan budaya baca dan tulis. Saya bagikan trik-trik yang mempermudah menulis dan membaca antara lain :
• Tulislah hal-hal yang diketahui
• tulislah dari hal-hal yang sederhana
• ingatan dan kenangan adalah hal terbaik (Milan Kundera)
• Mustofa Bisri menulis 170 buku kuncinya ikhlas
• Tuliskan sebuah ide yang akan memiliki anak ide yang lain
• Yakini apa yang dilakukan akan bermanfaat
• Membaca adalah obat tidur yang paling mujarab
• Membaca dengan penuh penghayatan banyak bermanfaat bahkan bisa mengubah kehidupan (the great power of reading)